DNAdan RNA keduanya adalah makromolekul asam nukleat. DNA dan RNA keduanya terbentuk dari rantai polinukleotida atau rantai panjang kumpulan nukleotida. Struktur DNA dan RNA sama-sama terdiri atas tulang punggung gula-fosfat, jembatan gula karbon-pentosa, dan pasangan basa nitrogen yang dihubungkan oleh ikatan hidrogen.
Bentuklain seperti B dan E juga hanya terjadi secara in vitro, terutama pada molekul DNA yang tidak memiliki basah guanine. Bentuk D dan E memiliki pasangan basah masing-masing 8 dan 7.5 per putaran. Satu-satunya bentuk DNA yang memutar ke kiri adalah bentuk Z yang memiliki keranka gula fosfat zigzag (sehingga disebut Z).
Sebagaicontoh, apabila kodon pada mRNA adalah GAG, maka antikodonnya adalah CUC. (Perhatikan pasangan basa nitrogennya) 3. rRNA. Ribosomal RNA atau RNA adalah utas polinukleotida berutas tunggal yang jumlahnya paling banyak dan membantu dalam sintesis protein. RNA ini juga dibuat pada nukleus (inti sel), kemudian akan ditempatkan di dalam
Berdasarkanilustrasi diatas, hanya gara-gara terjadi pergeseran basa nitrogen pada huruf A dan K bisa membuat seseorang bisa menafsirkan lain kalimat tersebut.Sama halnya dengan basa nitrogen di dalam DNA, jika terjadi pergeseran, hilang, atau terduplikasi satu saja basa nitrogen maka keseluruhan kode genetika tersebut tidak akan bisa di baca. Pada pembentukan sintesis protein misalnya, dari
BasaNitrogen; Dalam genetika, basa nukleotida tersebut biasanya hanya disebut sebagai basa atau basa N (N singkatan dari nitrogen, karena memiliki gugus amina yang beratom nitrogen). Karena A, G, C, dan T muncul pada DNA, molekul-molekul ini dsebut basa DNA, sedangkan A, G, C, dan U disebut basa RNA.
Urutanbasa nitrogen pada polipeptida DNA adalah AGSTTAAG, maka urutan basa N pada komplemen/pasangannya adalah. a. AGSTTAAG d. STTAAGST. b. TSGAATTS e. USGAAUUS. c. AGSUUAAG. 63. Kode-kode yang digunakan untuk menentukan susunan asam amino dalam sintesis protein adalah. a. masing-masing pada polinukleotida. b.
.
pasangan basa nitrogen yang tepat pada mrna adalah